Berbagi Tips dan Pengalaman Mengikuti TPA Bappenas

Jadi temen-temen, hari Sabtu beberapa pekan lalu aku baru ikutan TPA Bappenas dalam rangka persyaratan melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi, ya ga tinggi-tinggi banget juga sih, orang aku masih level bawah wekekekeke. Sebenernya, tahun 2011 lalu aku sudah terdaftar lanjut sekolah di salah satu universitas swasta di Bandung, cuma karena terbawa arus pergaulan anak muda kala itu………kemudian……. aku putus sekolah T_T hiks

Kebetulan di tahun ini aku dapat beasiswa dari kantor (YEAY!) untuk melanjutkan kuliah di kantor aku sendiri which is universitas swasta di Bandung juga, salah satu persyaratannya adalah harus menyertakan skor TPA Bappenas dan juga skor TOEFL. Makanya mau ga mau harus mau.

Memangnya apa itu TPA Bappenas, Bappenas (Badan Pengembangan dan Pembangunan Nasional) melalui Unit Usaha Otonom Penyelenggara Tes (UUO PT) telah mengembangkan alat seleksi yang dinamakan Tes Potensi Akademik (TPA). TPA dirancang untuk mengungkap potensi intelektual, yang dianggap mendasari kemungkinan keberhasilan seseorang jika yang bersangkutan mengikuti jenjang pendidikan S2 atau S3. UPP-TPA dapat memberikan pelayanan penyelenggaraan TPA melalui kerjasama dengan lembaga pengguna tes yang bermaksud mengadakan seleksi penerimaan pegawai, mutasi dan promosi jabatan, atau penerimaan mahasiswa baru jenjang pendidikan S2 dan S3. Ruang lingkup kegiatan pelayanan di atas meliputi penyediaan buku soal, lembarjawaban, tenaga pengawas (pengawas utama dan pengawas pendamping), dan penilaian skor serta pengiriman nilai. Sedangkan kriteria dan persyaratan peserta lainnya serta batas kelulusan ditentukan oleh lembaga pengguna tes yang bersangkutan. Disamping penyelenggaraan melalui kerjasama kelembagaan tersebut di atas, UPP-TPA dapat juga memberikan pelayanan individual sesuai dengan mekanisme penyelenggaraan tes individual. Lebih jelasnya bisa  klik link ini.

Kalau mau daftar Bappenas, harus kemana sihh? Biasanya Universitas tujuan kita suka buka pendaftaran, atau bisa ke Bappenasnya sendiri melalui pendaftaran online via website. Jadwal dan tempat ujiannya juga terpampang nyata ada di website semua. Jangan lupa kelengkapannya disiapkan yaaa… Karena aku melalui kampus tujuan, tes nya cuma bawa bukti bayar dan KTP aja, ntar disamain mukanya jangan sampe kejebak malah make joki. Lah di KTP nya Opi ko tapi kumisan, eh ternyata di jokiin Papatunk. Ehe.

Ini nih yang bisa bikin semua orang ketar-ketir, tes TPA Bappenas ini beberapa tingkat lebih sulit dibanding dengan TPA biasa waktu masuk kuliah or ngelamar kerja dulu yang disuruh “gambarlah sebuah pohon” atau “gambarlah seorang manusia” atau dikasih satu garis kemudian suruh ngelanjutin gambarnya. Makjaannggg… jangan harap dapet soal kaya gitu, ini mah bikin pengen nyobek-nyobek soalnya lalu lari ke hutan lalu guling-guling di pantai.

Si soal ini dibagi jadi 3 bagian, per bagian terdiri dari 90 soal dan mesti dikerjakan dalam waktu 60 menit saja, kebayang satu soal harus dikerjakan dalam waktu sepersekian detik dalam kecepatan cahaya, belum lagi dengan jenis soal yang abstrak. Die aja. Jenis soalnya apa aja :

  1. verbal, tentang padanan kata, sinonim, antonim dan soal cerita.
  2. numerik, tentang deret bilangan, aljabar sederhana walaupun tak sesederhana angka-angkanya T_T
  3. analogi, tentang analisa kesimpulan, analisa gambar, dan orientasi bidang.

Pusing? Ah enggak. Cuma pake shampoo..

Ini aku kasih beberapa tips berdasarkan pengelaman aku yang siapa tau bisa membantu ketika akan menghadapi TPA Bappenas dan sejenisnya :

  1. Perbanyak latihan soal TPA. Kalau bisa nih mulai latihan dari jauh-jauh hari misalnya sebulan sebelum tes. Bisa beli buku latihannya, di toko buku banyak ko yang jual. Atau bisa juga browsing soal di internet dan bagaimana cara mensiasatinya. Supaya nanti kita terbiasa dan akrab dengan soal seperti itu.

tes TPA Bappenas         

Itu contoh bukunya, aku sarankan beli yang sebelah kanan, soalnya skor nya lebih gede 😀 wahahahah~~ siapa tau kan dalam kenyataan mengikuti :p

2. Deteksi kelemahan dan kelebihan kita. Semakin sering kita latihan soal semakin kita bisa “membaca” kemampuan kita dimana. Apakah di verbal, numerik atau analogi. Kalau aku pasrah di numerik jadi aku perkuat di verbal dan analogi. Nahhh seharusnya nih yang kurang tadi justru diperbanyak porsi latihannya jangan kaya aku yah malah pasrah dan males-malesan :p

3. Stop belajar sehari sebelum tes. Namun gunakan waktunya buat melakukan hal-hal kesukaan kita. Beranang, nonton, hang out. Apapun lah yang penting santai. Tapi jangan lupa untuk menyiapkan kelengkapan tes esok hari.

4. Siapkan diri sebelum tes berlangsung. Jangan lupa sarapan, badan harus fit karena selama 3 jam akan berhadapan dengan soal yang minta disobek-sobek. Datang ke tempat tes minimal 30 menit sebelum waktu pelaksanaan supaya bisa ngecek ruangan atau kursi kita. Sambil menunggu lebih baik tidak buka buku latihan lagi bukannya membantu malah jadi sutrisna bambang. Oiya jangan lupa matikan hape ya.. Pastikan juga sebelum tes berlangsung kita sudah ga akan bolak balik ke toilet lagi ya. Jadi saat tes kita benar-benar konsen mengerjakan.

5. Dengarkan dan ikuti arahan dari pengawas dengan seksama. Jangan sampai ada miskom apalagi tentang data-data diri yang harus diisi di LJK.

6. Siapkan alat tulis yang handal dan dapat dipercaya. Bawa pensil lebih, pengahapus yang mumpuni dan rautan yang tajam. Kalau aku sih pilih pakai pensil mekanik karena ga usah cape nyerut dan lebih empuk pas buletin dibanding yang pensil 2B biasa asal pastiin isi pensilnya yang bagus, terjamin keasliannya. Kalau lebih senang pake pensil biasa, raut kedua ujungnya biar kalau udah tumpul ga sibuk ngeraut. Selain bawa pensil mekanik, aku juga nyediain cadangan pensil biasa.

7.  Ketika tes, scan soalnya dan kerjakan soal yang paling mudah. Jangan buang waktu di soal yang tidak bisa dikerjakan. Ingat waktunya sangat terbatas. Kalau ada yang ragu, jangan tandai di soalnya tapi tandai di lembar jawabannya, takutnya malah lupa.

8. Jawab semua soal, kita tidak dirugikan kalau menebak karena ga pakai sistem minus.

9. Gunakan pensil untuk membuka segelnya, diselipin lalu ditarik. Karena setiap bagian soal masih disegel. Jangan sampe uget-ugetan cuma karena kesusahan buka soal. OMG. Time is waktu you know.

10. Apapun yang terjadi tetap tenang, kecuali ada kebakaran. Ehe.

11. Minta semangat dan doa dari orang terkasih, karena itu adalah segalanya. Uwuwuwuw~~~

Nahhh itu gaes sedikit tips dari aku tentang menjalani hari-hari menghadapi tes Bappenas. Aku sampe ikut 2x karena yang pertama skornya masih kurang dikit. Tes kedua juga ga gede-gede banget sih yang penting cukup lah buat persyaratan masuk kuliah lagi suruh siapa ga belajar. T_T

Jadi temen-temen kalau mau dapet skor yang gede emang harus banget latihan dari jauh hari jangan dadakan.

Buat yang mau tes, semangat yaa~~ semoga sakseeeesss

Buat yang pernah tes, share juga dong pengalamannya… :3

6 Comments

  1. Rizka Hasna Delvika

    July 19, 2017 at 9:45 am

    wiiihh padahal skornya emang tinggi yaa mba :))
    request dong mba tulis pengalaman mix and match pakaian kalo mau kerja dan kalo mau jalan2, kayaknya bakal kece 🙂

    1. opipolla

      July 21, 2017 at 10:20 am

      aduhhh ga berani mix and match baju mahhh ga ngerti soalnyaa hahaha

      makasih dah mampir ya rizz…

  2. iamandyna

    July 19, 2017 at 2:54 pm

    Nanya dong kak. Kalau baca dari kategori soal yang disebutkan, kurang-lebih sama kayak Psikotest buat masuk kantor dong ya? Apa lebih susah karena ini buat pendidikan? Makasih sebelumnya.

    Nice sharing!

    1. opipolla

      July 21, 2017 at 9:28 am

      ini lebih susah sih mbak, tingkat kesulitannya ada macem2 sepertinya soalnya soal tes pertama dan keduaku beda T_T

      makasih sudah mampir mbak, diriku ngefans sama blogmu <3

  3. Fahriza

    August 5, 2017 at 8:55 pm

    Kk mau nnayk jd klu lulus dimana ambil sertifikat nya dan dmana..brpa hari setlh tes?

    1. opipolla

      August 9, 2017 at 11:50 am

      kalau saya, krn tes nya di kampus tempat tujuan sekolah, ambilnya disitu juga sekitar dua minggu setelah lulus.. 😀

tulislah komentar pada tempatnya, yuk!