Sulitnya Memaafkan

Maafkan aim ya Allah.. aim baru posting lagi setelah hampir satu bulan lamanya T_T

Kemudian resolusi aku di tahun 2016 untuk rajin posting gagal sudah.. Etapi ini kan tahun 2017, yasudah resolusi tahun 2017 aku adalah semoga resolusi tahun 2016 aku dapat tercapai di tahun ini. Amin ya Allah.. *wink*

Enivvvvei ngomongin resolusi *telat banget bulan Februari baru ngomongin resolusi yak, wakakakak* ada satu hal yang sebetulnya ingin kucapai di tahun ini, benar-benar ingin kulakukan. Apaituu? Menjadi pemaaf.

Tahun 2016 kemarin adalah tahun yang sangat berat untukku, mentally. Dibuat marah, kesal dan sedih setiap saat, berjamaah. Dijejali dengan segala macam problematika kehidupan *tsahhhh*

Rumah dan sahabat jadi pelarian. Malah kadang si rasa marah ikut terbawa sampe rumah dan persahabatan bagai kepompong.  Dan ruginya, kadang ketika tidur pun aku marah, bangun pun rasanya aku pengen marah. Ya gimana engga ya, aku dibuat marah hampir setiap hari. Ya gimana engga ya, kalau yang membuat marah adalah masalah dan orang yang sama. Ya gimana engga ya, yang dibuat kesal dan marah ga cuma aku, tapi banyak.

I am sick of it.

Lalu aku berpikir lagi, gimana caranya agar aku bisa tenang. Bisa kuat dan shanthai saja menghadapi orang menyebalkan di sekitarku.

Mungkin aku masih harus banyak belajar dari para tetua bagaimana bisa mengendalikan emosi dan marah. Yang masih bisa senyum kalau disakiti. Lagian udah lama emosi-ku ga dilatih, seiring dengan sangat jarangnya berolahraga tentu itu mempengaruhi kejiwaanku. Trust me, berolahragalah dengan rutin kalian untuk jiwa yang lebih sehat.

Tapi, sebetulnya aku jadi banyak belajar sih dengan kondisi seperti ini. Kami (karena banyakan) sejauh ini bersama-sama menjadi orang yang jauh lebih dewasa dan tegar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Makin berhati-hati kalau bertindak, jadi belajar mengenal pribadi orang, tidak gegabah mengambil keputusan dan jadi orang yang lebih baik diam daripada menyakiti.

Yes, good thing is we all now trying to be mature.

Yang aku tau, first thing yang harus aku lakukan dengan semua ini adalah, memaafkan mereka yang mengusik hidupku. Itu sulit tentu saja, karena aku masih harus melihat, merasakan, berkomunikasi setiap hari. Bagaimana bisa memaafkan kalau masih diulangi, makin parah malah.

Iya jadi kalo ngomong mah gampang sih, harus maafin. Tapi ngelakuinnya itu susyah booookkk~~

Jadiiii.. di tahun ini aku ingin sekali bisa jadi orang pemaaf dan bisa tersenyum ke arahnya kalau diperlakukan unfair.

Kasih tips dooongg.. yang mudah dipraktekan yach!

Published by

6 thoughts on “Sulitnya Memaafkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *